Rasa tenang dan damai meliputi kami semua di sana, menyadari bahwa Yesus sendiri yang telah menyembuhkan dan menjamah kami pribadi lepas pribadi.

Adorasi dan Penyembuhan yang bertemakan “Kuasa Roh Kudus dalam Kehidupan Keluarga” diadakan hari Senin, 13 April 2015. Acara dibuka dengan lagu bertemakan pelayanan bersama keluarga. Waktu telah menunjukkan pukul 17.00 dan luar biasa umat sudah mencapai pintu luar Ballroom Hotel Kempinski-Grand Indonesia. Frater Pio, CSE dan Frater Klimakus, CSE mengajak umat untuk menaikkan  pujian serta mengundang kehadiran Roh Kudus dalam Adorasi.

Acara dilanjutkan dengan firman yang dibawakan oleh Rm.Gabriel dari Salib, CSE. Sesuai dengan tema acara, Rm.Gabriel membawakan firman dengan sangat menarik dan antusias, dia memulai dengan tanya jawab dengan umat diikuti sharing Romo akan pengalamannya ketika bertemu seorang bapak yang lebih muda dari dia tetapi memiliki semangat & iman yang teguh dalam melayani Tuhan. Bapak ini percaya bahwa panggilan Tuhan untuk pelayanan pasti dapat mencukupkan semua kebutuhannya beserta keluarganya nanti. Keluarga adalah karya Allah, DIA yang telah mempersatukan DUA pribadi yang berbeda lewat Sakramen Perkawinan dimana masing2 pribadi tetap menjadi diri mereka sendiri tetapi dapat memiliki SATU pandangan dalam suatu pilihan (contohnya dalam memilih sekolah untuk anak mereka). Roh Kudus ini sendiri memampukan setiap pribadi dalam keluarga tersebut untuk tetap setia(mau tinggal) meskipun sedih, marah ataupun menangis sebagaimana Yesus yang tetap tinggal dalam kita meskipun kita membuat DIA sedih ketika kita jatuh dalam dosa. Oleh karena itu, hidup DOA sangatlah penting dalam keluarga.

Setelah firman selesai, acara dilanjutkan dengan pentahtahan Sakramen Mahakudus dan doa penyembuhan yang dipimpin oleh Rm.Yohanes Indrakusuma, CSE. Kemudian Sakramen dibawa berkeliling di seluruh Ballroom disertai lagu-lagu Adorasi. Banyak sekali umat yang mengalami jamahan kasih Tuhan dengan disembuhkan dari berbagai macam penyakit. Yang lumpuh dibuatNya berjalan, yang tuli dibuatNya mendengar, penderita cacat mata dan kanker payudara disembuhkan serta masih banyak lagi. Rasa tenang dan damai meliputi kami semua di sana, menyadari bahwa Yesus sendiri yang telah menyembuhkan dan menjamah kami pribadi lepas pribadi. Setelah itu, Sakramen kembali ditahtakan. Umat diajak untuk menyembah dan mengucap syukur pada Tuhan atas kasihNya. Sakramen Mahakudus pun dibawa keluar yang menandakan acara Adorasi dan KRK telah selesai.

(Agnes – KTM Jakarta)

Bahasa Isyarat

Umat tuna rungu dibantu oleh penerjemah bahasa isyarat

DSCF4015-resizeDSCF3977DSCF3974DSCF3962 DSCF4019 DSCF4114DSCF4093

admin