[Denpasar, Mar 2009] Senin (9/3) KTM Denpasar berkesempatan bertemu dengan Uskup Denpasar Mgr. dr. Silvester San, Pr, bertempat di Kapela Keuskupan Denpasar Jalan Tukad Balian. Adalah pertemuan pertama KTM Denpasar dengan Bapak Uskup secara khusus sejak dithabiskan menjadi Uskup Denpasar (12/2).
Mgr. Silvester demikian beliau disapa, didampingi Romo Dekenaat Bali Timur, Rm Yosep Wora SVD menerima kedatangan rombongan KTM dengan sukacita. Ada sukacita dan kebahagiaan yang tercurah bisa bertemu Gembala yang baru secara khusus.
Rombongan KTM Denpasar dipimpin pelayan wilayah Bp. Yohanes Tandio (Om Hans) dan wakil pelayan wilayah Bp Daniel Budiman. Turut serta dalam rombongan, semua pelayan sel dan wakil pelayan sel serta beberapa pengurus wilayah KTM Denpasar.
Dalam pertemuan ini, sebagai pelayan wilayah, Om Hans menjabarkan tentang KTM secara umum, mulai dari berdirinya KTM, visi dan misi KTM, masuknya KTM di Keuskupan Denpasar, hingga perkembangan KTM saat ini. Lengkapnya ditambahkan Om Daniel mengenai kegiatan-kegiatan KTM wilayah Denpasar. Juga dijelaskan selain memiliki komitmen dalam komunitas KTM, para anggota juga aktif dan ambill bagian dalam Komunitas Basis Gereja (KBG) di paroki dan wilayah atau sektor masing-masing, mulai dari anggota biasa, pengurus sektor, prodiakon, hingga Dewan Gereja. Hal ini dijalani oleh para anggota KTM sebagai warga gereja sekaligus menghilangkan anggapan bahwa KTM sebagai kelompok atau komunitas yang eksklusif. Muda Mudi KTM juga diberi perhatian khusus dan didorong untuk bisa belajar melayani.
Sampai saat ini KTM Denpasar memiliki 11 sel yang terdiri dari 9 sel orang dewasa dan 2 sel muda mudi. KTM Denpasar memiliki moderator yakni Rm. Herman Yoseph Babey, Pr. "Menjadi orang Katolik yang sungguh-sungguh, memiliki komitmen yang lebih, menjalankan kehidupan rohani yang taat sebagai jawaban terhadap kasih Allah yang menyelamatkan dan berusaha membawa orang lain pada pengalaman yang sama adalah pekerjaan yang harus dilakukan oleh setiap anggota KTM" pesan Om Daniel. Acara dilanjutkan dengan perkenalan para pelayan kepada Bapak Uskup.
Tak ketinggaln Mgr. Sillvester San, Pr memberikan sambutannya. Bapak Uskup menyatakan rasa senang bisa bertemu para pelayan KTM secara khusus. Mengenai KTM, Bapak Uskup mengatakan, saya mengenal KTM dari sebuah tulisan tentang 'kekuatan Kristen dunia ketiga' yang ditulis oleh Rm. John Prior, mengenai kehidupan 'karismatik' yang dibangun dan dijalankan oleh orang-orang Kristen saat ini. Salah satu kekuatan Kristen dunia ketiga salah satunya adalah KTM.
Ditekankan beberapa hal yakni, sebagai bagian dari Gereja Katolik dan warga paroki, anggota KTM tetap bergabung dan ambil bagian dalam KBG, tidak menjadi kelompok yang eksklusif, selalu rendah hati dalam melayani dan tidak merasa memiliki kualitas iman yang lebih tinggi dari umat lain. Jangan sampai karena pelayanan yang lebih, kita menjadi sombong. Uskup yang memakai motto Deus Incrementum Dedit mengatakan, perkembangan kelompok kategorial termasuk KTM di dalamnya tetap dalam bimbingan gereja agar tidak keluar dari ajaran-ajaran gereja Katolik.
Sebagai Romo Deken, Romo Yosep menambahkan, hendaknya anggota KTM mampu menjadi motivator bagi umat yang lain untuk melayani dan mengharapkan KTM bisa bekembang lebih besar dan bisa dibentuk disetiap paroki di Keuskupan Denpasar. Om Hans mengatakan kepada Bapak Uskup bahwa KTM Denpasar sudah dibawa kepada Bapak Uskup dan meminta bimbingan untuk perkembangan KTM selanjutnya. Acara ditutup dengan tanya jawab, foto bersama dan makan malam bersama. (hero)
Posted: 04 January 2010 13:52 | 286 Reads -  |
|