Oase KTM  
Home · Artikel-Berita · Terbaru · Populer8 Sep 2010
Kategori
Artikel
Ayat Emas / Kata Bijak
Berita
Hagiografi Orang Kudus
Login
Username

Password



KTM's Social Network
||  Facebook
||  Friendster
||  Multiply
||  Twitter
||  Flixster
||  MySpace
||  YouTube


Feed Back
Nama:
Email:
Pertanyaan/ Masukan/ Request Artikel/ Comment:

Search

. . . .
Pesona Kitab Suci: Tuhan Adalah Gembala Yang Baik
Oleh: Sr. Maria Yoanita, P.Karm

MAZMUR 23
23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

TUHAN ADALAH GEMBALAKU, TAKKAN KEKURANGAN AKU

Manusia diciptakan dan dipelihara oleh Tuhan dengan seksama. Bila kita merenungkan keajaiban-keajaiban Tuhan, karya-Nya yang ajaib dalam memelihara manusia, maka hati kita akan dipenuhi rasa syukur yang tiada habisnya, sebab Dialah Tuhan Allah yang Mahakuasa, yang memelihara semua ciptaan-Nya dengan penuh kebijaksanaan. Baiklah kita merenungkan rezeki jasmani dan rohani, berkat-berkat-Nya yang kita terima setiap hari, alangkah banyak dan tak terhitung jumlahnya. Mengapa kita perlu menyadari pemeliharaan Tuhan kepada kita semua? Tujuan merenungkan semua berkat-Nya adalah supaya kita tahu mengucap syukur dan memuji serta menyembah-Nya, Sang Pencipta sekaligus Pemelihara semua ciptaan-Nya.

Coba kita menghitung-hitung semua kebaikan dan berkat-Nya
  • Ia memberi nafas hidup setiap hari kepada kita, Ia mengelilingi kita dengan udara, seperti Dia mengelilingi kita dengan kehadiran-Nya. Kita sangat membutuhkan udara, sangat membutuhkan nafas. Sama seperti kita membutuhkan nafas kehidupan seperti itu juga kita membutuhkan Tuhan.
  • Ia memberi kita makanan, baik makanan jasmani untuk kesehatan tubuh kita, maupun makanan rohani untuk jiwa kita. Ia menumbuhkan semua biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buahan. Ia melengkapi padang rumput dengan kambing, domba, dan segala ternak untuk makanan manusia, juga ikan-ikan di air. Itu semua bagi kelangsungan hidup manusia. Ia juga memberi rezeki/makanan rohani, antara lain: sabda-Nya, Tubuh dan Darah-Nya, sakramen-sakramen dalam Gereja.
  • Ia memberikan pakaian, tempat tinggal, dan segala fasilitas hidup untuk kita. Dia juga memberikan orangtua, sahabat, kenalan, saudara-saudari, sesama manusia yang diciptakan-Nya untuk kebahagiaan kita.
  • Tuhan juga memberikan matahari, bulan, bintang, pohon, bunga, binatang, .... Singkatnya, semesta alam yang indah dengan segala isinya Dia berikan kepada kita agar kita bahagia.


Masih banyak lagi pemberian-pemberian Tuhan dalam hidup ini yang membuat kita kagum dan bersyukur serta memuji kebesaran dan kasih setia-Nya kepada kita.

IA MEMBARINGKAN AKU DI PADANG YANG BERUMPUT HIJAU, IA MEMBIMBING AKU KE AIR YANG TENANG, IA MENYEGARKAN JIWAKU, IA MENUNTUN AKU DI JALAN YANG BENAR OLEH KARENA NAMA-NYA

Dalam hidup ini manusia mengalami suka-duka kehidupan. Allah adalah Gembala yang baik, Ia menginginkan domba-domba-Nya sehat dan kuat. Ia mengenal domba-domba-Nya dan Ia membimbing setiap domba ke padang rumput yang hijau. Ia adalah Gembala yang baik bagi setiap jiwa. Ia memberikan Firman-Nya, untuk menuntun langkah hidup kita. Firman-Nya itu menyegarkan jiwa, menuntun setiap domba ke jalan yang benar, dan oleh karena nama-Nya, Ia menyertai, melindungi, menjaga setiap domba-Nya dari segala marabahaya. Sebab, di dalam nama Yesus ada keselamatan. Yesuslah Gembala yang baik, Ia menyerahkan nyawa-Nya untuk keselamatan domba-domba-Nya. Dalam nama Yesus setiap lutut bertekuk dan setiap lidah mengaku , bahwa Dialah Tuhan, yang telah wafat dan bangkit kembali, dan setiap orang akan mengaku dan menyembah Dialah Tuhan bagi keselamatan kita. Oleh nama Yesus setiap orang yang percaya mendapat kesembuhan dari segala penyakit, pembebasan dari segala ikatan, dan kesembuhan bagi jiwa dan raga. Dalam nama-Nya ada kuasa, dalam nama-Nya ada keselamatan. Barangsiapa percaya kepada-Nya akan memperoleh hidup yang kekal abadi. Dia Bapa yang baik bagi semua anak-Nya. Dalam segala peristiwa Ia memberikan yang terbaik bagi kita. Ia menghendaki kebahagiaan dan keselamatan anak-anak-Nya. Ia turut bekerja dalam segala peristiwa demi kebaikan kita .

SEKALIPUN BERJALAN DALAM LEMBAH KEKELAMAN AKU TIDAK TAKUT BAHAYA, SEBAB ENGKAU BESERTAKU, GADAMU DAN TONGKAT-MU ITULAH YANG MENGHIBUR AKU

Sekalipun kita berjalan melewati lembah kekelaman, kita tidak takut, sebab Dia adalah “Sang Immanuel, Allah yang selalu menyertai kita.” Ia melindungi kita dari segala bahaya. Oleh kuasa nama-Nya yang kudus, kuasa kegelapan telah dikalahkan. Iblis dan seluruh bala tentaranya telah ditaklukkan lewat kematian-Nya di atas kayu salib dan oleh kebangkitan-Nya dari kematian. Meskipun iblis dengki kepada manusia, dan terus-menerus mengganggu dan menggoda manusia supaya jatuh dalam dosa dan kebinasaan, namun Allah kita jauh lebih besar dari roh-roh jahat itu. Ia juga memberi kita kuasa dalam nama-Nya. Tidak hanya itu, Allah kita memiliki bala tentara surga, yakni para malaikat (dengan panglimanya: Santo Mikael) dan semua orang kudus-Nya yang berdoa siang malam untuk menjaga dan melindungi kita dari segala bahaya. Kita semua memiliki malaikat pelindung yang menjaga kita di dalam perjalanan hidup ini, agar kita sampai dengan selamat di tujuan kita yang abadi, yakni surga, tempat kediaman Allah dan para kudus-Nya. Bila karena kelemahan, kita jatuh dalam godaan dan dosa, Allah tidak tinggal diam. Ia sanggup menolong kita. Ia mau mengampuni kita yang bertobat dan kembali kepada-Nya melalui Sakramen Pengampunan Dosa. Oleh kerahiman-Nya yang begitu besar, Ia menghibur jiwa yang telah jatuh dan mengembalikan ke jalan yang benar. Ia juga melimpahi kita dengan rahmat-Nya, yakni kedamaian yang besar setelah menerima pengampunan dosa, dan rahmat yang lebih besar lagi untuk memperbaiki diri dan tumbuh dalam kedewasaan iman, melewati segala macam ujian dan jatuh-bangun dalam cobaan. Ia Gembala yang baik. Ia mencari yang hilang, menyembuhkan yang terluka, menggendong dalam pelukan-Nya domba-domba yang pernah tersesat, sebab Ia telah menemukan kembali domba yang hilang itu dan mengembalikan lagi pada kawanan domba gembalaan-Nya. Oleh tongkat dan gada-Nya Ia mengusir semua marabahaya dari si Iblis, sehingga kita merasa aman dalam perlindungan-Nya.

ENGKAU MENYEDIAKAN HIDANGAN BAGIKU DI HADAPAN LAWANKU, ENGKAU MENGURAPI KEPALAKU DENGAN MINYAK, PIALAKU PENUH MELIMPAH, KEBAJIKAN DAN KEMURAHAN BELAKA AKAN MENGIKUTI AKU SEUMUR HIDUPKU, DAN AKU AKAN DIAM DALAM RUMAH TUHAN SEPANJANG MASA

Tuhan menyediakan hidangan paling lezat bagi kita, yakni Tubuh dan Darah-Nya, yang melebihi kelezatan segala makanan yang ada di dunia ini. Ia memberi kita roti para malaikat, roti surgawi, roti yang turun dari surga, untuk menyehatkan tubuh, jiwa, dan roh kita. Selain itu, Ia juga memberikan Roh Kudus, Roh Penolong, dan Roh Penghibur. Roh Kudus ini yang menjadikan kita anak-anak Allah, yang memiliki semua kekayaan yang dimiliki oleh Allah, Bapa Surgawi kita. Kita diberi warisan yang tak terkatakan, yakni harta surgawi kehidupan ilahi atau kehidupan kekal, yang sudah dimulai sejak di dunia ini dan memperoleh kepenuhannya kelak di surga. Kehidupan kekal tak lain dan tak bukan adalah hidup bersatu dengan Allah Tritunggal Yang Mahakudus, Bapa, Putera, dan Roh Kudus.

Kita dimasukkan dalam kehidupan Allah Tritunggal, hidup dalam persekutuan dengan Dia. Inilah hidup yang kekal itu, yakni mengenal Dia Allah yang hidup dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya (bdk. Yoh 17:3). Inilah hidup yang berlimpah-limpah yang Tuhan berikan dan Tuhan tawarkan kepada kita, sudah sejak di dunia ini. Hidup dalam sukacita yang tak terkatakan karena hidup bersama dengan Allah. Dialah satu-satunya sumber kebahagiaan manusia. Dialah Tuhan, Dialah Penyelamat manusia. Dialah Allah yang sejati yang dapat mengisi kekosongan hati manusia. Hanya Allah saja yang dapat memuaskan dahaga jiwa manusia. Hidup bersama Allah membuat manusia hidup dalam kebajikan, kemurahan, dan kasih yang sejati. Hidup bersama Allah membuat manusia bahagia, sekalipun dia menghadapi serangan-serangan musuh. Karena, Allah menjadi bagiannya, sukacitanya, kekuatan dan perlindungannya. Bila manusia bertekun dan setia dalam iman, harapan, dan kasih kepada Allah, dia akan selalu berdiam dalam Tuhan sepanjang masa, tiada akhirnya. Kasih-Nya mempersatukan manusia dengan Sang Pencipta dalam keabadian, dalam rumah-Nya sepanjang masa.

Merenungkan anugerah Allah yang tak terkatakan ini, jiwa kita hanya dapat bersyukur, memuji dan menyembah Dia, Sang Gembala Jiwa yang Baik.

Engkau Gembala yang baik
Kau menuntun hidupku
Dan bawaku ke air tenang
Menyegarkan jiwaku
Sekalipun ku berjalan
Dalam lembah kekelaman
Tak akan gentar ku melangkah
Sebab Engkau besertaku...

Sharing:

* Tuhan adalah Gembala yang baik, yang selalu menuntun hidup kita. Bagaimana Anda merasakan tuntunan dan bimbingan Tuhan selama ini? Sharingkanlah pengalaman akan kasih Tuhan itu dengan teman dalam sel.

* Apa yang akan Anda lakukan jika melihat seorang teman atau saudara mulai berjalan tidak sesuai dengan kehendak Tuhan? Bagaimana usaha Anda untuk menjadi gembala yang baik bagi orang lain? Sharingkanlah pengalaman dan pendapat Anda dalam sel.

Diperbolehkan copy paste, dengan syarat
tetap menyertakan info SUMBER (SOURCE)-nya.
Sumber: Majalah Vacare Deo edisi Juli 2009, Komunitas Tritunggal Mahakudus, www.holytrinitycarmel.com

Posted: 26 July 2010 04:02157 Reads - Print
Ratings
Please select your Rating:
Awesome! Awesome! 100% [1 Vote]
Very Good Very Good 0% [No Votes]
Good Good 0% [No Votes]
Average Average 0% [No Votes]
Poor Poor 0% [No Votes]
Artikel Sebelumnya:
Nuansa Karmel: Karakteristik Meditasi Teresiana

To Paint God

Kaum Muda: Are U Created For Me..?

Imamat

IMAN SEBAGAI MAN OF GOD AND MAN ON PRAYER

Artikel Lainnya:
Varia: Bunda Maria, Pendoa yang Sejati  [Artikel]

EVALUASI HIDUP KRISTIANI  [Artikel]

Biji itu harus Mati supaya Tumbuh Kehidupan Baru dan Menghasilkan Buah yang Lebat  [Artikel]

Pesona Kitab Suci: Mengagumi Peristiwa Kebangkitan  [Artikel]

Nuansa Karmel: Salib Tanda Cinta dan Kesetiaan  [Artikel]

Pemberkatan Tenggorokan  [Artikel]

Pesona Kitab Suci: SUAM-SUAM KUKU  [Artikel]

Nuansa Karmel: Panggilanku adalah Cinta Kasih  [Artikel]

Dogma: Mendoakan Jiwa-Jiwa di Api Penyucian  [Artikel]

Nuansa Karmel: Yesus Sang Penebus Lahir dari Santa Perawan Maria  [Artikel]

Pesona Kitab Suci: Makna Natal: Hatiku, TumpanganMu (Luk 2:4-10)  [Artikel]

Tuhan menegur melalui sebuah perkara kecil  [Artikel]

Serba-serbi iman Katolik: Bagaimana Menjadi Katolik?  [Artikel]

Varia : Adakah Cinta di dalam Pelayanan?  [Artikel]

Nuansa Karmel: Kok, Kamu Tega Selingkuh, Sih?  [Artikel]

Nuansa Karmel: Pelanturan Dalam Doa  [Artikel]

Varia: Bersama Cinta Mencapai Sukacita Surgawi (Bagian I)  [Artikel]


- Komunitas Tritunggal Mahakudus :: Holytrinity Community -