Acara KTM Youth Day 2015 kental dengan satu kata: JOY!

Simak cerita sukacita yang ada di acara ini.

opening mass 2

 

opening mass

Pertemuan para Anak Muda KTM

Setiap orang di dunia ini,siapapun juga adalah pencari kebahagiaan. Kita berusaha untuk bisa mendapatkan kebahagiaan melalui berbagai macam cara. Ya, pernyataan diatas adalah secuplik dari salah satu sesi dalam KTM Youth Day 2015. Sebanyak 237 anggota Komunitas Tritunggal Mahakudus dari 14 kota di Indonesia berkumpul di Ngadireso-Tumpang untuk mengikuti acara lima tahun sekali ini.

Acara yang dihelat setiap lima tahun sekali ini mengusung tema JOY. Ketika ditanya mengenai alasan memakai tema tersebut, salah satu panitia sie acara mengutarakan jawabannya. “Tahun ini memakai tema JOY untuk menyelaraskan dengan ajakan Bapa Paus untuk membagikan Evangelii Gaudium (sukacita penginjilan)”, ujar Nila. Melalui tema ini, panitia ingin dalam setiap kehidupan kita, setiap aspek, dimanapun dan kapanpun, kita bisa membawa sukacita itu sendiri.

Tanggal 6-9 Agustus 2015 yang jatuh pada hari Kamis hingga Minggu menjadi tanggal pilihan acara ini. Anggota KTM Muda Mudi tersebar di empat benua yaitu Australia, Amerika, Asia dan Eropa dengan usia 13-35 tahun. Namun sayangnya, dari negara lain belum dapat bergabung dalam kesempatan ini. Sebanyak 237 anggota Komunitas Tritunggal Mahakudus dari 14 kota di Indonesia ikut bergabung untuk berbagi sukacita.

Waktu tiba dari masing masing peserta bervariasi, tergantung dari jarak dan transportasi yang digunakan. Ada yang sudah berada di Ngadireso saat Rabu malam, Kamis pagi ataupun Kamis siang. Bahkan, masih ada beberapa peserta yang baru tiba di Ngadireso saat malam hari akibat delay dan lain hal lainnya. Namun, apapun yang terjadi tidak menghalangi kerinduan para peserta untuk segera mengobarkan kembali api sukacita.


 

Mari Belajar tentang Sukacita

sesi2

sesi 1

Journey of Youth dibuka dengan misa meriah yang berlangsung pukul 16.00. Seusai misa, acara dilanjutkan dengan sesi 1 oleh Romo Agus SVD dengan tema Journey of Youth yang menekankan kenapa kita terus melayani walaupun lelah, berat dan terkadang sampai terluka.

Acara yang biasa, namun dikemas dengan berbeda dan istimewa. Itulah meditasi alam. Pada pukul enam pagi, para peserta diarahkan ke Gua Maria atas. Diawali dengan senam rohani yang dipandu oleh Suster Putri Karmel sendiri. Seusai itu, para peserta dibagi menjadi dua kelompok besar. Berjalan mengelilingi Gua Maria melihat hadiah dari Tuhan yang luar biasa dan merefleksikannya dalam kehidupan pribadi masing masing. Tak berhenti sampai disana, kelompok besar ini di arahkan untuk berjalanan ke Gua Maria Sendang. Masih dengan instruksi yang sama, yaitu merefleksikan setiap apa yang dilihat dan menangkap hal yang Tuhan ingin bicarakan pada setiap pribadi.

Sesi kedua dibawakan dengan cukup berbeda dari biasanya. Sebuah talkshow diarahkan oleh Rilke (ketua panitia Youth Day) dan Laverna (Volunteer KTM). Selain itu, ada juga bintang tamu yang dihadirkan, tentu dengan karakteristik yang unik pula. Ada 3 pasangan, yaitu Jones-Jopi alias Jomblo Ngenes dan Jomblo Hepi (Sheiren-Donny), Bebi-Honey (Yudistira-Sylvia), Mama Bohay-Papa Macho (Shanti-Vincent). Sesi talkshow diarahkan mengenai cerita dan curhatan dari masing-masing stage kehidupan orang muda Katolik. Mulai dari yang masih jomblo, sudah punya gandengan bahkan sampai yang sudah memiliki keluarga kecil Katolik. Topik pasangan hidup yang membawa kebahagiaan namun juga terkadang menjadi tantangan menjadi highlight sesi ini. Pada akhirnya, menyadari bahwa Tuhanlah yang sanggup membahagiakan kita dan bukannya status atau pasangan kita, akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih happy.

Sesi ketiga berjudul ‘Happiness vs Joy’ yang diadakan di Goa Maria menjadikan suasana sesi ini lebih santai. Tema ini dibawakan oleh Evy Christina dari KTM Muda/i Jakarta. Kita bisa merasa senang jika makan makanan yang mewah, punya gadget baru, punya pacar yang sayang dengan kita, punya karir bagus dan lain sebagainya. Semuanya itu bisa mengisi hati kita dengan rasa bahagia dan memang tidak ada yang salah dengan itu, Sayangnya, ketika hal hal tersebut tidak ada lagi, maka kebahagiaan kitapun akan sirna. Kebahagiaan yang bersyarat tersebut itulah yang dinamakan Happiness. Seberapa banyak kita mengisi hati kita dengan berbagai macam happiness, tidak bisa memenuhi seluruh hati kita, some space will still be left empty. Berbeda dengan joy, keadaan tak bersyarat yang terus ada dan tidak terikat oleh kondisi tertentu. Joy bersumber dari dalam, dari hati kita masing masing karena Yesuslah yang memenuhi seluruh kekosongan yang ada di hati kita. Joy is purified by trials. Kutipan Paus Fransiskus ini juga mengajarkan bahwa joy yang sejati bukan didapat dari setiap kemudahan, justru cobaan dan tantangan hidup itulah yang memurnikan sukacita kita. Tanpa cobaan, joy bukanlah joy yang sejati.

Pengurus DPU ikut ambil bagian juga dalam memberikan suntikan pengetahuan untuk para peserta Youth Day ini, sebut saja Eleine Magdalena yang membawakan materi Joy Has No Limit. Sesi ini mengajak para peserta untuk mengetahui urutan prioritas kita dalam hidup. Jargon JOY yang diberikan pun sangat mudah diingat, yaitu Jesus-Others-You, yang lagi-lagi dapat disingkat: JOY! Menurut Eleine, fokus kita pertama-tama adalah Yesus (Jesus) sendiri. Oleh cinta yang diberikan oleh Yesus, kita bisa mengasihi sesama kita (Others), dan baru prioritas kemudian adalah diri kita sendiri (You). Belajar memenuhi urutan ini, menjadikan Tuhan dan orang lain lebih utama dari diri sendiri, akan menjadikan ego kita lebih bisa dikontrol dan lebih mudah untuk bersukacita.

Setiap anggota KTM pasti cukup familiar dengan Vacare Deo, media pengajaran mingguan untuk anggota sel KTM. Salah satu perumus dan pembuat Vacare Deo, Albert Laurentius, ikut mensharingkan pengalamannya dalam tentang prioritas pelayanan. Albert menceritakan betapa betapa banyak alasan logis dan kondisi yang dia punya, yang membuat sebenarnya dia bisa untuk menolak pelayanan. Namun tidak, dia tetap mau untuk terus melayani. Kenapa? Karena di situlah dia tahu ada sukacita sejati ketika dia dalam segala ketidakmampuan, mau untuk mempersembahkan diri untuk mengasihi Yesus. Secara blak-blakan Albert membeberkan jadwal pekerjaan, acara keluarga dan kegiatan komunitas serta pelayanan yang luar biasa padat, mengajak peserta untuk berefleksi mengenai keseimbangan dan prioritas pelayanan.


 

Kami satu KTM Muda Muda

ktm jember

Sebuah acara tambahan yang memerlukan persiapan tiap kota juga diselipkan. Suatu ide yang cukup baik untuk mempersatukan para anggota KTM dalam setiap kota, yang mungkin saja tidak ataupun kurang saling mengenal satu sama lain. Ya, lomba itu adalah lomba stand kota. Tiap peserta dari masing masing kota ditantang untuk membuat stand yang bisa mencerminkan karakteristik masing masing kota. KTM Muda Mudi Jember berhasil keluar sebagai juara lomba stand kota karena mampu menghadirkan stand yang tak hanya menarik namun juga sarat informasi mengenai KTM kota Jember.

outbond

Teriakan dan tawa memecah keheningan Pertapaan Karmel sepanjang Sabtu pagi sampai siang. Sebuah acara yang selalu ditunggu tunggu oleh peserta, outbond mengisi hari Sabtu para peserta dengan sempurna. Dalam menjalani setiap outbond, peserta di sodorkan dengan nilai nilai Karmelit yang diselipkan dalam tiap-tiap game. Misalnya saja berlomba dengan kelompok lain menggunakan papan kayu dan terpal sempit untuk melewati jalan yang menurun. Susah, namun ternyata bisa. Di post ini, ternyata peserta diajak untuk meneladani Santa Theresia Lisieux dan ‘Jalan Kecil’nya. Dalam outbond yang berdurasi sekitar 3 jam ini, sesama peserta makin berbaur satu dengan yang lain.


 

Api Unggun, Kembang Api, Nyanyian dan Tarian – Perwujudan Sukacita

jakarta

IMG_8884

api joy

Malam penutup merupakan malam penuh kemeriahan. Api unggun, kembang api dan penyalaan lampion memanjakan peserta dengan suasana yang sungguh menggembirakan. Api unggun edisi spesial berbentuk JOY tak luput dari tangkapan kamera para peserta. Satu hal yang cukup baru adalah penyalaan lampion terbang per kelompok sebagai perlambang perutusan tiap muda-mudi KTM menjadi terang bagi sekitarnya. Satu hal yang patut disyukuri adalah malam ini cerah, mengingat Sabtu sore gerimis sudah mulai turun.

Setelah api unggun yang cukup panas, peserta kembali ke aula untuk sesuatu yang mereka persiapkan sebelumnya, yaitu persembahan acara per kota. Gerak, lagu, drama atau flash mob dari KTM MM Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, Bali, Pontianak, Makasar, Bandung, Yogyakarta  membuat nyanyian, tarian dan tawa sungguh tak berhenti mengalir sepanjang malam ini. Setiap persembahan kota rupanya telah dipersiapkan dengan luar biasa oleh masing-masing peserta.


 

Persiapan

2015-08-13 06.52.49 1

Empat puluh tiga orang panitia beserta tim tambahan outbond mengeluarkan segala talenta dan kemampuannya untuk mempersembahkan yang terbaik dalam acara lima tahun sekali ini. Hal ini terlihat dalam dua spot photobooth yang disediakan. Satu spot berupa banner cukup mencuri perhatian para peserta. Setiap anak berlomba lomba foto bersama teman temannya, baik satu kota, satu kamar ataupun satu kelompok outbond. Lokasi photobooth dipojok aula pertemuan ini tak pernah sepi pengunjung saat sebelum ataupun sesudah sesi. Satu spot lainnya berupa tulisan joy 3D menyala juga tak luput dari perhatian para peserta. Bahkan lokasi panggung yang berada di sebelah photobooth JOY 3D juga akhirnya menjadi lokasi melepaskan sukacita bersama teman teman tercinta.Jika melihat perjalanan waktu kebelakang, totalitas panitia juga terus terasa. Mulai dari promosi Line, Instagram dan beberapa media promosi lainnya. Setiap media promosi terus menggelitik para anggota Komunitas Tritunggal Mahakudus yang rindu mengikuti acara ini. Sebuah lagu berjudul Journey of Youth tercetus juga oleh Rilke (ketua panitia Youth Day). Sentuhan musik dari Sheiren Sengkey ikut memberikan warna dalam lagu tersebut.


 

Indahnya Persaudaraan dalam KTM

IMG_9062

Malam terakhir seolah menjadi saksi bahwa baik panitia dan peserta tak ingin acara Youth Day ini berakhir. Pukul 22.30 walaupun sudah dibubarkan dan lampu aula dimatikan, area depan aula dan sekretariat masih penuh dengan KTM Muda-Mudi. Ada yang bernyanyi bersama, foto selfie bersama, saling mengajari gerakan lagu, atau sekedar duduk dan ngobrol santai. Jam malam yang lebih longar karena malam terakhir, dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menghabiskan waktu dengan sesama teman KTM. Bahkan ada sebuah kejadian lucu, bahwa panitia harus lari ke wisma peserta dikarenakan peserta yang masih bernyanyi-nyanyi sampai tengah malam dan suaranya terdengar sampai ke Biara para kakak-kakak Suster Putri Karmel.

Sungguh indahnya persaudaraan ini, sungguh sukacita hati ini, bersama dengan banyak teman dan saudara seperjuangan di KTM Muda Mudi. Perjalanan hidup anak muda tidaklah mudah, penuh liku dan tantangan, tapi kalau dijalani dengan bersama-sama dan dalam tuntunan Yesus, tentulah itu akan menjadi sebuah JOY!


Lebih banyak foto, video dan testimonial: youth.holytrinitycarmel.com


Play Theme Song Youth Day 2015

Journey of Youth (JOY) – Cipt. Rilke Rengga (KTM MM Surabaya)

Verse 1:
The world thinks youth is wild and free
Seek for happiness, not for real
But then I realize that I am saved
By the love of my Lord

Bridge:
As youth sometimes I fail, i fall
But try to stand and walk my journey
Knowing that Your joy may be in me
Strengthen me to spread Your love (Your love)

Chorus:
Cause I have You, Lord
I have Joy
My life will never ever be the same
My journey of youth has ups and downs
But it’s ok
(Jesus) cause I have You Ououo
I’m The Joy Oyoyoy

Verse 2:
Now every morning start with new spirit
Have a cup of joy to lift my day
No natter what The Lord has called me to be
I’m ready Lord, use me

Bridge, Chorus

admin