“Mengikuti Binus Angkatan XII merupakan sebuah panggilan yang berahmat”

Tahun 2015 menjadi tahun yang penuh sukacita sekaligus berharga bagi anggota Komunitas Tritunggal Mahakudus (KTM) yang mengikuti Pembinaan Khusus (BINUS) Angkatan XII. BINUS adalah program pembinaan intensif selama satu bulan bagi anggota KTM, yang diadakan di Pertapaan Lama, Cikanyere, Jawa Barat. Tujuan pembinaan ini adalah mencetak pelayan-pelayan Tuhan yang handal dan rendah hati bagi perkembangan KTM dan Gereja Katolik.

Pembinaan dimulai pada 12 Agustus 2015 sampai 10 September 2015. Pembinaan diikuti oleh 44 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia meliputi Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, Jakarta, Pontianak, Palu, Manado, Maumere, Merauke, dan masih banyak lagi. Pembinaan tidak saja diikuti oleh peserta dari Indonesia, tetapi juga diikuti oleh 3 peserta dari Sabah, Malaysia. Yang juga tidak kalah menarik adalah dari total 44 peserta terdapat 3 kaum religius yang terdiri dari 2 imam dan 1 bruder.

Hampir tidak ada dukacita selama kami mengikuti pembinaan yang berlangsung kurang lebih sebulan tersebut. Benarlah apa yang sering kami ucapkan selama di sana lewat yel KTM, yaitu: “KTM MENGINJIL, BERBAGI SUKACITA. BERBAGI SUKACITA, KTM MENGINJIL.” Setiap hari hidup dan hati kami dipenuhi oleh sukacita Tuhan dalam persaudaraan.

Dalam pembinaan ini kami belajar cara hidup doa dan berkomunitas dalam kedisiplinan. Hari-hari kami lewati sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan dalam suatu tata tertib yang menjadi pedoman kami selama belajar di sana. Kewajiban bangun pagi, dinginnya udara di lokasi, dan padatnya jadwal kegiatan tidak mematahkan semangat kami untuk belajar menjadi pelayan Yesus yang sejati. Belajar akan cara hidup dan tata tertib inilah yang sungguh kami rasakan bermanfaat, dan menjadi modal kedisiplinan bagi kami dalam menjalani kehidupan ketika kembali ke kota masing-masing.

Sehari-harinya, kegiatan pembinaan dimulai Senin sampai dengan Sabtu, sedangkan Minggu adalah hari libur. Setiap hari kegiatan pembinaan dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Kegiatan diawali dengan doa hening/doa Yesus (meditasi) dan misa, serta diakhiri dengan adorasi atau praise and worship. Di sana Kami tidak hanya belajar iman Katolik, tetapi juga spiritualitas, semua hal tentang KTM, Kitab Suci, leadership, cara mengajar, memimpin pujian dan ibadat serta masih banyak lagi. Yang juga menjadi pengalaman berharga bagi kami adalah kami diajarkan mengenai cara memberikan konseling, bahkan doa pembebasan dan penyembuhan fisik, sehingga memasuki minggu ketiga jadwal kami pun dipenuhi dengan berbagai workshop. Pengajar terdiri dari para frater CSE, suster Putri Karmel, volunteer, dan anggota KTM.

Kami juga mendapatkan kesempatan berharga lainnya yaitu ketika mengunjungi komunitas padang gurun para frater CSE. Komunitas padang gurun tersebut berada di tengah hutan. Di sana kami melihat bagaimana cara hidup para frater di dalam doa dan keheningan. Pengalaman tersebut menginspirasi kami untuk selalu menghayati hidup di hadirat Allah dalam keheningan.

Menjelang berakhirnya pembinaan kami sepakat berekreasi ke Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor. Hari itu kami lewati sebaik-baiknya dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan, mengingat sebentar lagi kami akan berpisah.

Akhirnya, tepat pada Kamis, 10 September 2015 merupakan hari terakhir kami dalam pembinaan. Kegiatan ditutup dengan misa dan pembagian sertifikat. Malam terakhir menjadi malam yang menyedihkan, karena harus berpisah dengan kawan-kawan, dan sekaligus menjadi malam yang membahagiakan, karena setelah itu saatnya bagi kami untuk membagikan pengalaman dan apa yang telah kami dapatkan kepada sesama. Sebagian dari kamipun ada yang terpanggil untuk melayani Tuhan secara khusus dengan menjadi volunteer, dan akan menjalani pembinaan lebih lanjut. Selama sebulan kami telah memperoleh pembinaan berharga, dan kami menyadari pengalaman tersebut merupakan anugerah Tuhan dari sebuah panggilan yang berahmat.

Semoga setiap dari kami yang telah mengikuti pembinaan ini, makin dipanggil dan mencintai Tuhan dalam Gereja, komunitas, keluarga dan sesama kami.

“KTM, BANGKIT, BERGERAK, WARTAKAN”

Oleh: Feliano Kelly, KTM Muda/i Surabaya, peserta Binus 2015

IMG-20150930-WA0004

IMG-20150930-WA0006

IMG-20150929-WA0001

IMG-20150929-WA0002

IMG-20150930-WA0008

IMG-20150930-WA0007

20150811_085400

admin