Setia dalam pertentangan

Bacaan Pertama: Rm6:19-23
Mazmur: Mzm1:1- 4,6
Bacaan Injil: Luk 12:49-53

Luk 12:49-53,

Luk 12:49 “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!

Luk 12:50 Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!

Luk 12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

Luk 12:52 Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.

Luk 12:53 Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya.”

Shallom teman-teman,

Saat ini terkadang sulit bagi kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Banyak hal yang salah bisa dianggap benar hanya karena banyak orang menyetujuinya, contohnya pernikahan sesama jenis, aborsi, dll.

Dalam bacaan pertama Yesus mengatakan, kedatanganNya membawa pertentangan.
Yesus diutus Bapa untuk mengabarkan tentang kebenaran. Segala sesuatu yang tidak benar pasti akan bertentangan denganNya.

Mazmur hari ini mengatakan:
Mzm 1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Ketika dunia membuat kita bingung dan bimbang, marilah kita datang pada Tuhan dan Gereja Katolik serta mencari jawaban atas segala pertanyaan kita padaNya saja karena hanya Dia yang tahu apa yang benar dan jalan mana yang harus kita pilih. Cobalah membaca apa yang telah diajarkan didalam Gereja Katolik (Kitab Suci, Tradisi, Dogma, Ajaran Gereja) dimana kita bisa menemukan kebenaran sejati.

Semoga kita diberi keberanian dan kekuatan untuk tetap setia dijalanNya meskipun kita harus menghadapi banyak pertentangan. Amin.

Santo Filipos, Hermes dan Severus, Uskup dan Martir

Uskup tua ini teguh imannya meskipun terus-menerus menghadapi kebengisan para penguasa kafir. Tatkala prajurit-prajurit kafir mengunci gerejanya, ia dengan tenang berkata: “Tuhan bersemayam di dalam hati setiap manusia, bukan di dalam gedung gereja itu.” Meskipun situasi gawat meliputinya setiap saat, ia tetap bersemangat mengumpulkan umatnya untuk beribadat meskipun di luar gereja. Melihat itu gubernur menuntut agar piala-piala dan Kitab-kitab Suci untuk ibadat diserahkan untuk dimusnahkan. Filipos dengan tegas menolak tuntutan gubernur kafir itu. Akibatnya, ia bersama diakon Hermes ditangkap dan didera dan selama tujuh bulan dikurung di dalam penjara untuk disiksa. Ketika tiba saatnya mereka menjalani hukuman mati, mereka begitu lemah sehingga terpaksa diusung ke tempat pembakaran. Hari berikutnya seorang Kristen lain, Severus namanya, menjalani nasib yang sama. Ketiga martir ini dihukum mati pada tahun 304.

Santa Nunila dan Alodia, Martir

Kedua gadis cilik ini menjadi korban suatu perkawinan campur agama, Islam dan Katolik. Ayah tiri mereka beragama Islam, sedangkan ibunya beragama Kristen Katolik. Oleh ayahnya mereka dipaksa mengingkari imannya dan memeluk agama Islam pada waktu tentara-tentara Islam menguasai negeri Spanyol. Karena mereka menolak desakan ayahnya, mereka dipenggal kepalanya di Huesca, Spanyol pada tahun 851.

Gbu,

Ferdi, Ira & Fam
Cell St Zakaria & Elizabeth, Singapore

admin