Finishing the work despite hardships

Tuesday 19 May 2015
First Reading; Acts 20:17-27
Psalm Response; Ps 68:10-11, 20-21 (with 33a)
Gospel Reading: John 17:1-11a

Jesus raised His eyes to heaven and said,
“Father, the hour has come. Give glory to Your Son, so that Your Son may glorify You, just as You gave Him authority over all people,
so that Your son may give eternal life to all You gave Him.
Now this is eternal life, that they should know You, the only true God,
and the one whom You sent, Jesus Christ.
I glorified You on earth by accomplishing the work that You gave me to do.
Now glorify Me, Father, with You, with the glory that I had with You before the world began.

“I revealed Your name to those whom You gave Me out of the world.
They belonged to You, and You gave them to Me, and they have kept Your word.
Now they know that everything You gave Me is from You, because the words You gave to Me I have given to them, and they accepted them and truly understood that I came from You, and they have believed that You sent Me.
I pray for them. I do not pray for the world but for the ones You have given Me,
because they are Yours, and everything of Mine is Yours and everything of Yours is Mine, and I have been glorified in them.
And now I will no longer be in the world, but they are in the world, while I am coming to You.”

Shalom semuanya,

Baik Injil maupun bacaan pertama hari ini mengisahkan tentang perpisahan.
Injil mengisahkan perpisahan Yesus dengan murid-muridNya pada malam perjamuan terakhir.
Bacaan pertama hari ini mengisahkan perpisahan Paulus dengan para penatua dan jemaat di Efesus.

Berpisah dengan orang yang kita kasihi, sahabat kita, orang tua/anak kita, partner kita, sanak saudara kita, orang yang kita kenal tentu sedih. Namun jika berfokus kepada Tuhan dan mengimani bahwa Tuhan memanggil, mengutus dan menempatkan kita pada suatu tempat/wilayah/negara tertentu karena Tuhan mempunyai suatu misi/rencana khusus buat kita, maka kesedihan kita menjadi berkurang.

Seperti yang dikatakan Paulus dalam bacaan pertama hari ini, “Aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku disitu selain daripada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku. Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oelh Tuhan Yesus kepadaku utnuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.” (Kis 20:22-24)

Paulus sungguh mengikuti dan meneladani jejak langkah Yesus. Yesus juga dalam Injil hari ini berkata,” Aku telah mempermuliakan Engkau, Allah Bapa dibumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepadaKu untuk melakukannya.” (Yoh 17:4)

Bahan Renungan:
1. Apakah kita mau menjawab ‘iya’ terhadap panggilan dan perutusan Tuhan?

2. Bagaimana jika didalam pelayanan kita baik didalam keluarga, didalam pekerjaan/sekolah, didalam komunitas maupun didalam Gereja dan masyarakat mengalami tantangan/hambatan, penolakkan? Apakah kita tetap maju atau mundur?

Don’t focus on the hardships; keep our eyes on the goal — the finish line, heaven — and on the Lord for whom we’re doing this. We do not need praise from human but praise from God. (source: https//gnm.org)

Song: Trading My Sorrows by Hillsong
https://www.youtube.com/watch?v=YqjivEw7gzE

God loves us,

Suhardi, Haryati dan Samuel

sel dewasa dan sel remaja St Dominic of Holy Rosary, Sydney, Australia

Ia (Tuhan) harus makin besar tetapi aku harus makin kecil (Yoh 3:30)

admin