Dengan kekuatan Roh Kudus, aku akan melayanimu! Berbagi sukacita!

1 Petrus 4:10
Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

Ayat ini menjadi tema dari Retret KTM Sydney “Share the Gift” yang diadakan pada tanggal 30 September – 3 Oktober 2016, bertempat di Gosford Outdoor Education Centre, Sydney. Retret ini diikuti oleh 135 anggota KTM Sydney dari berbagai usia dan latar belakang, namun dengan satu tujuan yaitu mengenal lebih dalam pedoman hidup sebagai seorang KTM yang dalam kuasa Roh Kudus mengalami dan menghayati sendiri kehadiran Allah yang penuh kasih dan menyelamatkan sampai pada persatuan cinta kasih Allah yang sempurna dan tentunya membawa orang lain pada pengalaman yang sama. Dan inilah visi misi kita sebagai seorang KTM sejati. Retret yang khusus diperuntukkan bagi para anggota KTM Sydney ini dibawakan oleh tim dari Lembah Karmel, Rm Hieronimus CSE, Sr Maria Petra PKarm, dan Sr Maria Rufina PKarm.

Retret KTM Sydney Dibuka dengan Misa Kudus

Retret KTM Sydney Dibuka dengan Misa Kudus

 

Retret Share the Gift dibuka dengan misa kudus yang dibawakan oleh Rm Hieronimus, CSE yang bertepatan dengan perayaan St Hieronimus, Imam dan pujangga gereja. Yang kemudian dilanjutkan dengan ice breaker mencari dan menyusun puzzle berisikan pesan indah dari St Teresa. ‘We can do no great things, only small things with great love’ dimana kita sebagai satu komunitas, mau melayani Tuhan dan melayani sesama saudara/i dengan dasar cinta kasih.

img_7864

Rm Hieronimus CSE

Hari kedua retret dibuka dengan Doa Yesus yang dibawakan oleh Sr Rufina PKarm. Mungkin bagi para anggota KTM, doa Yesus sudah tidak asing lagi, akan tetapi Sr Rufina membawakannya kembali dengan cerita menarik. Sebagai anggota KTM, kita diingatkan kembali akan spiritualitas kita yaitu Karmelit, dimana kita adalah pendoa yang membutuhkan doa seperti kita membutuhkan makan, dan doa Yesus sungguh sangatlah praktikal yang dapat dilakukan kapanpun dimanapun, dalam doa kita datang dengan penuh iman, harapan dan kasih, dan Tuhan Yesus akan hadir dengan segala kasih dan rahmatNya dalam setiap doa-doa kita.

img_7865

Sr Rufina P.Karm

Sesi Pertama Retret Martabat dan Panggilan dibawakan oleh Sr Rufina PKarm. Suster membawakan sesi ini dengan penuh interaksi dan tawa canda, dan tentunya sangat bermakna dimana martabat kita sebagai anak-anak Allah yang diciptakan serupa dan segambar dengan Allah sehingga kita bisa mengenal Allah. Inilah hak istimewa dan martabat kita sebagai manusia yang berbeda dengan ciptaan lainnya. Dan panggilan kita sebagai anak-anak Allah adalah untuk menjadi kudus, bersatu dengan Allah dan melakukan kehendak Allah. Yang paling menarik suster menutup sesi dengan satu sharing dimana menjadi kudus mungkin terasa susah, karena kita manusia yang berdosa, akan tetapi satu yang kita perlu pegang bahwa meski kita berdosa, hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Itulah pertobatan yang sejati yang akan membawa kita pada kekudusan.etelah sesi pertama, acara retret dilanjutkan dengan sesi kedua dan ketiga yang saling berhubungan, yang adalah Penghayatan dan Dasar Hidup KTM. Sesi ini dibawakan oleh Sr Petra PKarm, yang menjelaskan secara mendetail dan menyeluruh mengenai pedoman hidup sebagai seorang KTM. Bagaimana menjadi seorang KTM yang sejati, 100% Katolik , 100% Karmelit dan 100% Karismatik. Pedoman hidup ini telah digariskan oleh Bapak Pendiri kita Rm Yohanes Indrakusuma CSE melalui berbagai media, secara special Sr Petra PKarm membawakannya melalui buku Pedoman Hidup, Statuta KTM, Panduan Anggota, dan Panduan Pelayan. Penghayatan dasar hidup dapat dilakukan melalui menyadari bahwa kita hidup di hadirat Allah, dan kita dituntut untuk mengembangkan hidup doa, hidup sakramental, menanggalkan manusia lama, dan membangun manusia baru bersama komunitas tercinta kita.

Acara Retret dilanjutkan dengan Workshop Praise dan Worship oleh Sr Petra PKarm, dimana kita semua diajarkan teknik membawakan Praise dan Worship dan juga melatih berbagai karunia, termasuk karunia sabda pengetahuan. Para teenagers KTM pun turut mendapat sesi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan remaja mereka. Teenagers Session dalama Bahasa Inggris ini dibawakan oleh Rm Hieronimus CSE, dibantu oleh beberapa anggota KTM Muda Mudi dan Dewasa. Tak kalah menarik adalah sesi tanya jawab dimana mereka membahas segala pertanyaan mereka mengenai dasar iman Katolik yang selama jarang dipertanyakan misalnya seperti apakah binatang pun masuk ke surga, mengapa Yesus berdoa kepada Tuhan sedangkan Yesus sendiri adalah Tuhan Allah yang hidup, dan sebagainya. Sesi ini sungguh menambah dan menumbuhkan iman Katolik dan tentunya cinta yang mendalam pada Tuhan di umur mereka yang masih sangat muda. Adorasi Taize yang hikmat menutup serangkaian acara Retret di hari kedua. Romo dan Suster membawakan Adorasi Taize dengan sangat penuh damai dan berkat.

img_7866

Sr Petra, P.Karm

Hari ketiga Retret dibuka dengan workshop Doa Yesus, yang dilanjutkan dengan sesi Hidup Berkomunitas oleh Rm Hieronimus CSE. Dalam sesi ini Romo menjelaskan bagaimana kita memerlukan komunitas untuk dapat tumbuh dan berkembang melalui saudara/i yang terkasih dalam Yesus Kristus. Karena bukanlah komunitas yang pertama-tama memerlukan kita. Dengan mencintai, menghargai, membangun, mengasihi, dan bekerja sebaik mungkin untuk komunitas akan membawa kita tumbuh dan berkembang dalam Tuhan dan dalam sesama. Dalam sesi ini, kita diperkaya dengan segala cara-cara hidup sebagai seorang pribadi dan dalam komunitas.

Saatnya bermain Games pun tiba! Outdoor Games diadakan untuk menguatkan dan mempererat tali persaudaraan sesama saudara/i sekomunitas. Meski sinar matahari sangat terik, tidak mengurangi semangat para peserta untuk bermain dan bersukacita bersama.

 

img_7868

Setelah istirahat, Sr Rufina PKarm membawakan sesi terakhir yaitu Melayani Umat Allah yang menjadi penutup di akhir serangkaian sesi Retret Share the Gift. Sesuai visi misi KTM, yaitu membawa orang lain pada pengalaman yang sama, yang berarti berbagi kasih dan sukacita melalui pelayanan. Melalui pelayanan, segala karunia kita dapat berkembang, dan tentunya kita jangan menunggu hingga kita bisa dan sempurna karena dalam kelemahan kita, Tuhan mau menjadikan kita sebagai alat bagi Dia untuk mewartakan kerajaanNya pada semua anak-anak yang dikasihiNya.

Puncak dari acara Retret Share the Gift, sesi pertobatan dan pencurahan Roh Kudus, dimana pada sesi pertobatan, semua relasi sesama anggota KTM dipulihkan dan diperbaharui, terjadi rekonsiliasi yang membawa pada persatuan dan mempererat tali kasih dan persaudaraan dalam keluarga besar KTM Sydney. Dan disempurnakan melalui pencurahan Roh Kudus, yang memberikan Roh Pembimbing, Roh Pemersatu dan Roh Cinta Kasih pada setiap hati kami. Kemudian dilanjutkan dengan acara malam gembira Api Unggun dimana kita semua Share the Gift, Share the Joy, Share the Love melalui pujian, doa dan sharing oleh Romo Suster dan saudara/i sekomunitas.

Hari terakhir Retret diisi dengan Workshop Penyembuhan fisik, yang dibawakan oleh tim Lembah Karmel, dan kemudian ditutup oleh misa penutup yang dibawakan oleh Fr Joe Fernando SSS, sebagai moderator KTM Sydney. Fr Joe berpesan bahwa makna dari Share the Gift adalah memberikan diri kita untuk Tuhan dan orang lain, melayani Tuhan dan sesama manusia dengan seluruh diri dan hati kita. Retret ini sungguh sangat bermakna dan memberikan begitu banyak pelajaran beharga mengenai pedoman hidup dan pelayanan sebagai anak-anak Allah dan sebagai seorang KTM.

img_7861

img_7860

Kini saatnya KTM Sydney, bersatu hati, bergandeng tangan dan berjalan bersama untuk menjadi lilin-lilin kecil bagi Tuhan, komunitas, dan sesama manusia.

Share the Gift, Share the Joy, Share the Love!
KTM Sydney! Berbagi Sukacita!


 

Video Klip Retret Share the Gift:

 

 

admin