Ad Maiora Natus Sum : Menjadi Ksatria Gereja Yang Berani Menjawab Tantangan Zaman”

Shalooooooommm sahabat KTM 😀

Ad maiora natus sum ( Aku lahir untuk melakukan hal-hal yang besar ) inilah tema retret yang telah di laksanakan oleh Seminari Menengah Pastor Bonus Keuskupan Agung Merauke. Retret ini diadakan selama 3 hari 2 malam mulai dari tanggal 9 – 11 Juni 2016 bertempat di Rumah Bina Pangkat. Peserta retret Kelas Persiapan Tingkat Bawah (KPB) 1 dan 2 yang semuanya berjumlah 16 orang yakni 9 dari tingkat 1 dan 7  dari tingkat 2. Ada 4 pembina dari retret ini yaitu Romo Yakobus, Pr , Fr. Sigit dan 2 Misionaris Awan KTM. Menjadi pengalaman yang tidak biasanya dan sungguh membahagiakan bisa menjadi salah satu Pembina dari calon-calon Imam ini. Saya pun merasa banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman yang meneguhkan diri saya sendiri. Tentunya peneguhannya “Menjadi Wonder Women Gereja Yang Berani Menjawab Tantangan Zaman” :D. Materi yang dibawakan oleh Romo dan Frater sangat bagus dan dari materi yang diminta untuk dibawakan oleh kami (re: misionaris awam KTM) ialah materi tentang psikologi. Agak was-was sih bagaimana membawa materinya karena berhubung latar belakang kami bukan psikolog atau yang belajar tentang psikologi hihihi. Sedangkan untuk saya pribadi dapat menambah wawasan dalam hal ini.

Berubah, bertumbuh dan  berbuah

Ya, sesuai dengan tema retretnya ada banyak tantangan zaman khususnya di zaman sekarang ini yang membuat para anak muda mudah jatuh ke dalam yang namanya “KEMALASAN” dan “KELEKATAN”. Disinilah peran aktif “PENYANGKALAN DIRI” dan tentunya para seminaris diajak untuk tidak terjerumus dalam situasi dunia sekarang. Mereka yang di harapkanmenjadi ksatria yang menyelamatkan dunia 😀 seperti layaknya Superman hahaha. Salah satu hal dalam enjadi seorang ksatria yang harus dicapai adalah “Aktualisasi Diri” yakni menjadi diri sendiri yang sesungguhnya dalam mengembangkan sifat-sifat dan potensi dalam diri. Tidaklah mungkin seorang ksatria menyimpan potensi yang ada dalam dirinya dan menjadi diri orang lain. Tapi kembali lagi semuanya ini tentang kemauan untuk mau berubah dimulai dari keberanian diri sendiri. Kalau bukan sekarang kapan lagi? Kalau dari dalam diri ada dorongan untuk berubah itu adalah rahmat yang besar yang tentunya harus di jalani dengan kesabaran dan ketekunan. Kita semua memang lahir untuk melakukan hal-hal yang besar bahkan yang sangat besar. Semua tergantung dari pribadi-pribadi yang mau BERUBAH dan akhirnya BERTUMBUH DAN BERBUAH 😀

(Misionaris Awam KTM – Yosephina Ogot)

ab

20160609_171857
DSC02837

DSC02747

DSC02678

DSC02677

DSC02674

DSC02672

DSC02658

DSC02655

DSC02648

DSC02586

DSC02438

 

admin