Bagi KTM Palu, dasar semangat pelayanan ini adalah semata-mata karena cinta kepada Tuhan

Semua hal bisa dilakukan karena termotivasi cinta kepada Yesus. Begitu pula pelayanan yang dilakukan KTM Palu terhadap umat di dua buah stasi (stasi MODO dan SP2) di paroki Buol. Paroki tersebut terletak cukup jauh dari kota Palu, terutama didomisili oleh para transmigran Flores, dan memerlukan waktu perjalanan yang cukup jauh kurang lebih 13 jam dari kota Palu. Selama berpuluh tahun umat di dua stasi tersebut tidak mendapatkan siraman rohani berupa retret atau rekoleksi maupun acara sejenisnya. Rasa haus akan cinta Tuhan tersebut yang membuat tim Distrik Palu menjawab panggilan Tuhan membuat retret di dua stasi tersebut.

Bertemakan ‘SEMUA KARENA CINTA’, retret ini pada mulanya diperuntukkan bagi para muda-mudi di dua stasi tersebut. Namun karena semangat dan kerinduan umat yang begitu besar, maka orang dewasa sampai anak kecil pun hadir dan mengikuti retret tersebut.  Acara retret ini diisi dengan misa, fellowship, materi, adorasi dan praise and worship. Materi yang diberikan adalah Cinta yang menyembuhkan, mencintai hingga terluka, cinta dan kesetiaan pada KTM dan workshop Bahasa Roh.

Bagi KTM Palu, dasar semangat pelayanan ini adalah semata-mata karena cinta kepada Tuhan. Hal inilah yang membuat kami tetap bersemangat walaupun harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dan berada di daerah pelosok tanpa signal dan listrik yang hanya mengandalkan genset. Sukacita yang luar biasa karena cinta Tuhan mengalir begitu indah dalam acara tersebut dan membawa perubahan hidup bagi umat dalam kehidupan ibadah, keimanan bahkan kehidupan berkeluarga para umat.

Saat ini, dua stasi tersebut menjadi basis KTM di Distrik Palu. Bahkan, peserta Pembinaan Khusus (Binus) Angkatan XI yang berasal dari Palu pun berasal dari 2 stasi ini. Dari sebuah tempat yang tidak pernah kita pikirkan, ternyata Tuhan bekerja dengan luar biasa, sehingga benarlah apa yang dikatakan di Yesaya 55:8 ‘Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.’

“Berikanlah dirimu untuk dipakai oleh Tuhan agar karya keselamatan Tuhan dapat disadari dan dirasakan oleh umat Tuhan yang saat ini sedang hidup dalam jurang dosa”. Demikian sepotong cerita dari KTM Palu. Semoga di tahun-tahun ke depan KTM makin bersemangat di evangelisasi dan membawa orang lain dalam mengenal Tuhan.

Salam dari KTM Distrik PALU

admin