“DOA PENYERAHAN”

Setiap anggota KTM berkomitmen untuk mendoakan Doa Penyerahan setiap hari, seperti yang tercantum dalam Statuta. Ini merupakan 1 dari 8 komitmen anggota, yang adalah:

  1. Menghadiri pertemuan sel dan pengajaran.

  2. Menghadiri pertemuan bersama yang ditentukan : wilayah, distrik, nasi onal.

  3. Ikut melayani bersama komunitas.

  4. Meluangkan waktu untuk doa dan bacaan Kitab Suci minimal satu jam sehari.

  5. Menghadiri Perayaan Ekaristi harian (Di luar misa hari minggu), sekurang-kurangnya sekali dalam seminggu.

  6. Menerima Sakramen Tobat secara teratur.

  7. Mendoakan doa penyerahan setiap hari.

  8. Memberikan persembahan kasih.

Seorang anggota KTM men-sharing-kan betapa ia belum merasa tentram kalau belum mendoakan Doa ini setiap pagi, untuk memohonkan perlindungan bagi komunitas dan keluarganya, mohon bimbingan, kuasa, kemampuan, untuk dapat melakukan kehendak Allah setiap saat.

Doa Penyerahan ini juga didoakan setiap pagi oleh para Suster Putri Karmel dan Frater CSE, komunitas religius yang bersama KTM tergabung dalam Keluarga Besar Karmel Eliana, didirikan oleh Bapak Pendiri yang sama, yaitu Romo Yohanes Indrakusuma, CSE. Walaupun tidak dibebani dengan sanksi dosa, apabila kita lalai mendoakan doa ini setiap hari, sebenarnya kita sedang bersikap egois, yaitu mau didoakan tapi tidak mau mendoakan yang lain.

Mari kita berusaha lebih memahami satu-persatu makna dari setiap kalimatnya:

  1. Allah Tritunggal yang Mahakudus, Bapa, Putera, dan Roh Kudus, kami bersyukur dan berterimakasih atas segala kasih dan rahmat yang telah kami peroleh hingga saat ini.

    Kita memulai hari dengan mengucap syukur dan terima kasih atas segala sesuatu yang kita terima. Seringkali kita kurang sadar dan kurang bersyukur atas semua pemberian Allah, seakan-akan semua itu sudah selayaknya menjadi hak kita untuk menerimanya (take it for granted).

  2. Pada permulaan hari ini kami menyerahkan bapak Pendiri dan seluruh anggota komunitas, para suster Putri Karmel, para Frater CSE dan saudara-saudari dari Komunitas Tritunggal Mahakudus beserta segala rencana kerja kami ke dalam penyelenggaraan- Mu. Kami serahkan diri kami seutuhnya kepadaMu. Bentuklah, ubahlah, pakailah kami sesuai dengan kehendakMu.

    Kita saling mendoakan untuk menyerahkan seluruh anggota ke 3 komunitas dan segala rencana kerjanya kepada Allah. Bayangkan setiap hari berapa banyak suster frater dan saudara yang mendoakan kita. Bagi anggota KTM kita bisa menambahkan kata-kata “dan seluruh anggota keluarga kami” untuk mendoakan keluarga kita masing-masing. Bapak Pendiri perlu selalu kita doakan, agar sehat jasmani dan rohani, penuh hikmat dan kebijaksanaan, dijauhkan dari segala godaan dan gangguan si jahat. Karena besarlah tanggung jawab moral romo Yohanes yang menjadi panutan bagi ke 3 komunitas ini. Kalau sampai terjadi hal buruk atasnya, ke 3 komunitas ini yang akan sangat merugi.

  3. Bimbinglah kami agar kami senantiasa sadar untuk hidup dihadiratMu, siang malam berjaga-jaga dalam doa dan merenungkan hukumMu. Berkatilah agar kami dapat menghayati semangat dan cara hidup yang telah kau nyatakan melalui Bapak Pendiri kami, serta melaksanakan cinta persaudaraan yang tulus ikhlas dalam kehidupan sehari-hari.

    Kita mohon agar dimampukan untuk mewujudkan Motto KTM yaitu Vivit Dominus In Cuius Conspectu Sto (Allah hidup, dan aku berdiri di hadiratNya). Senantiasa mengarahkan hati kepada Allah dan berdoa. Menjalin relasi kasih yang akrab dengan Allah. Kita mohon agar dimampukan mengasihi sesama saudara se komunitas, dan menjaga kerukunan.

  4. Pakailah kami sebagai saluran cinta kasihMu kepada sesama, serta alatMu yang peka dan rela guna terlaksananya kehendak dan rencana keselamatanMu di dunia ini. Penuhilah hati kami dengan cinta dan kuasaMu agar kami terbuka terhadap karya dan bimbingan Roh Kudus.

    Kita siap diutus menjadi alatNya, untuk menyelamatkan jiwa manusia seperti yang Allah kehendaki. Dalam pelayanan kita, kita membutuhkan karunia-karunia Roh Kudus supaya kita dapat melayani dengan penuh kuasa, dan mohon kemampuan untuk dapat selalu mengikuti bimbinganNya. Apabila kita selalu menyediakan diri untuk diutus, maka Tuhan akan menyatakan kehendakNya dengan lebih jelas, apa yang dikehendakiNya untuk kita lakukan.

  5. Mohonkanlah bagi kami ya santa Maria Bunda Allah kesucian, kemurnian dan karunia-karunia Roh kudus dalam hidup dan pelayanan kami. Lindungilah kami dalam naungan skapulir suci dan mantol keibuan serta hatimu yang tersuci agar saat godaan dunia datang dan begitu memikat, kami tetap teguh dan setia dalam jalan PuteraMu.

    Bagian doa nomor 5 dan 6 ini baru ditambahkan kemudian. Di jaman akhir ini, dimana kekuatan si jahat dirasakan semakin besar, Bapak Pendiri memandang sangat mendesak untuk kita mohon perlindungan Bunda Maria, yang dapat meremukkan kepala si jahat dibawah kakinya. Seperti Yesus yang sejak dikandung sampai beranjak dewasa dipercayakan Bapa ke dalam lindungan dan bimbingan Bunda Maria, kita juga akan aman bila mohon perlindungan dan bimbingan Bunda. Dan Bunda adalah pendoa syafaat yang paling didengar oleh Yesus, maka kita berdoa supya Bunda mohonkan banyak karunia bagi kita.

  6. Lindungilah dan tolonglah kami ya Malaikat Agung St. Mikhael dalam pertempuran melawan kekejian dan tipu daya iblis. Usirlah kembali ke dalam neraka, iblis beserta dengan seluruh bala tentara roh jahatnya yang berkeliaran di dunia untuk membinasakan jiwa-jiwa. Biarlah Tuhan mengambil semua kekuasaanya yang merugikan kami sehingga hidup kami menjadi pujian bagi kemuliaan Allah kini dan selama-lamanya. Amin.

    Inti doa ini diambil dari doa yang disusun oleh Paus Leo XIII pada tahun 1884 setelah ia mendapat vision tentang percakapan Iblis dengan Yesus. Paus menentukan, agar doa ini didoakan setiap kali pada akhir Misa. Walaupun sejak tahun 1970 peraturan itu tidak lagi diterapkan, namun Paus Yohanes Paulus II mendorong umat untuk mendoakannya setiap hari agar dengan bantuan St. Mikael dan para malaikat kita dapat menang melawan si jahat. Kalimat terakhir mencerminkan tujuan hidup dan kerinduan kita, yaitu agar kita dapat semakin dapat memuliakan Allah dengan hidup kita.

Kesimpulan

Dalam komunitas ini kita sudah diberi bekal rumusan Doa Penyerahan yang indah ini, yang sudah mencakup semua hal yang perlu didoakan setiap hari. Sebuah “Paket komplit” sebagai “sarapan” dan bekal dalam memulai hari. Kita sendiri yang dirugikan apabila kita tidak setia mendaraskannya setiap hari. Ini adalah bagian dari senjata perang kita, sumber kekuatan kita dalam melaksanakan kehendak Allah, serta melawan segala yang jahat di dunia ini.

RHEMA

Efesus 6 : 12 – 13
12. Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
13. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.

PEDOMAN HIDUP No. 35:

Dalam kesendirian itulah Tuhan menantikan engkau untuk berbicara kepadamu dan untuk mengajarkan kepadamu “ilmu para kudus”, suatu pengenalan iman, yang hanya dapat diberikan Tuhan kepadamu. Di situlah, setelah melepaskan segala sesuatu, hendaknya engkau tinggal berduaan dengan Tuhan dan berbicaralah dengan Dia dari hati ke hati. Bila engkau setia, Iapun tidak akan berlambat menyatakan diri kepadamu. Sebab sesungguhnya, jika engkau mencari Dia, sebabnya ialah karena Ia telah lebih dahulu mencari engkau. “Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKu kepadaNya” (Yoh 14:21). Kecuali itu Yesus juga berjanji: “Jika seseorang mengasihi Aku, ia akan menuruti perintahKu dan BapaKu akan mengasihi dia dan kami akan datang kepadanya dan akan diam bersama-sama dengan dia” (Yoh 14:23).

Sharing

  1. Apakah anda setia menjalankan komitmen dengan mendoakan Doa Penyerahan setiap hari?
  2. Apakah anda mendoakannya dengan sungguh-sungguh dan memaknai setiap kata dalam doa ini?
  3. Sharingkanlah pengalaman iman anda berkaitan dengan doa ini.

admin