Menyadari Kehadiran Tuhan dalam segala hal

Kita semua diciptakan oleh Allah, bukanlah tanpa sebab. Kita ada di dunia ini, karena Allah mengasihi kita. Sepanjang sejarah kehidupan manusia, Allah secara bertahap mengungkapkan diri-Nya kepada kita. Mula-mula, Ia menyatakan diri-Nya kepada segelintir orang, yaitu dari Abraham lalu mengikat perjanjian bahwa Abraham akan menjadi bapa dari sebuah keluarga yang besar, lalu Ia dikenal oleh Umat Israel sebagai YHWH. Allah lalu membuat perjanjian itu bersifat lebih tetap dan kekal, dengan mengutus Yesus, putra-Nya ke dunia untuk menebus dosa-dosa kita dan setelah itu, Yesus memberikan Roh-Nya untuk kita semua.

Dengan demikian, sepanjang waktu, Tuhan sebenarnya tak pernah berhenti berkarya dan menyatakan diri-Nya kepada kita. Walaupun terkadang terbatas, kita tetap bisa belajar untuk menghayati dan menyadari kehadiran Allah dalam hidup kita. Marilah kita bersama melihat, di kondisi seperti apa saja kita dapat menemukan kehadiran Allah.

MERENUNGKAN BERBAGAI KEJADIAN DALAM HIDUP

Salah satu cara menyadari kehadiran Tuhan adalah dengan melihat kondisi sekeliling kita. Manusia pada dasarnya senang untuk belajar berbagai hal. Ketika kita melihat keseluruhan hidup kita, dan kondisi di sekeliling kita, tak dapat dipungkiri kita dapat melihat adanya sesuatu yang mengatur dan mengkondisikan semua hal sehingga begitu indah. Perhatikanlah bagaimana matahari terbit dan terbenam, bagaimana cuaca hujan, panas terik, salju yang turun silih berganti. Perhatikan bagaimana semua makhluk hidup memiliki ciri khas dalam dirinya untuk bertahan, misalkan hewan memiliki gigi taring untuk berburu mangsa, burung memiliki paruh panjang untuk menangkap dan memecahkan makanan dan sebagainya.

MEMPERSEMBAHKAN SESUATU UNTUK KEMULIAAN TUHAN (1 KOR. 10:31)

Salah satu cara lain menyadari bahwa Tuhan hadir, adalah dengan menunjukkan motivasi kita melakukan sesuatu, untuk kemuliaan Tuhan. Tuhan memberikan kepada kita masing – masing sejumlah besar talenta yang dapat kita pakai untuk berkarya. Talenta itu bisa untuk tujuan pribadi bermotif ekonomi namun bisa juga bermotif pelayanan. Khusus untuk pelayanan, Tuhan akan memberdayakan kita dengan cara-Nya supaya apa yang dapat kita berikan itu dapat berarti untuk sesama.

Marilah kita melihat dalam Injil, kisah tentang Yesus melipatgandakan roti dan ikan dari seorang anak kecil, atau kisah Yesus menyembuhkan seorang sakit yang diusung oleh empat orang. Tuhan akan bersedia untuk menunjukkan kemahakuasaan-Nya lebih dari pada kemampuan kita, supaya kita menjadi sadar bahwa kita berhasil, karena Tuhan semata.

Ada seorang teman yang merasa sangat dekat dengan Yesus ketika dia bermain musik. Anda dapat meyakini bahwa ketika bermain gitar, atau drum, dia memainkan musik itu dari hati. Ternyata saya mendengarkan bahwa dulu dia sempat berdoa kepada Tuhan dan meminta jika diizinkan mampu bermain musik, maka dia akan memuliakan Tuhan dengan talentanya ini. Maka, ketika bermain musik, dia menemukan kehadiran Tuhan.

Segala sesuatu yang kita lakukan dengan hati, kita akan menemukan Tuhan dan merasakan kehadiran-Nya. Maka, lakukan segalanya untuk kemuliaan Tuhan.

MEMBANGUN RELASI KEPADA TUHAN

Salah satu cara untuk membangun relasi dengan Tuhan adalah dengan menyempatkan diri secara rutin untuk berdoa. Doa adalah cara kita berkomunikasi dengan Tuhan, jadi melalui doa, kita menyadari kehadiran Tuhan dalam seluruh hidup kita.

Tuhan juga selalu membagikan surat cinta-Nya untuk kita setiap hari. Boleh percaya, boleh tidak, namun Kitab Suci dan bahan renungannya dapat sesuai dengan keadaan hidup kita hari itu. Kunci awalnya adalah dengan berdoa mohon bimbingan Tuhan setiap hari. Lalu setelah membaca kitab suci itu, tidaklah masalah jika ternyata kita tak mengerti karena Tuhan dapat menggunakannya untuk menyapa kita.

Akan ada satu atau beberapa peristiwa harian yang bisa saja langsung terkait dengan bacaan ini. Lagipula membangun relasi dengan Tuhan tidak cukup hanya berdoa sejenak saja, tapi kita harus mencari Tuhan dalam semua kegiatan kita.

SHARING

Apa saja yang dapat kita lakukan untuk menyadari kehadiran Tuhan?

Sudahkah kita mempersembahkan pekerjaan, pelayanan, hidup kita kepada Tuhan setiap hari? Sharingkan pengalamanmu.

Rhema ayat minggu ini:

Wahyu 3:20. Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Pedoman hidup KTM 07 :

Engkau telah diciptakan Allah menurut gambar dan kesamaan-Nya sendiri (Kej. 1:26). Dengan demikian engkau dipanggil untuk selalu bersekutu dengan Allah. Hanya dalam Allah saja engkau akan menemukan pemenuhan hidupmu. Engkau telah diciptakan Allah dengan hati yang demikian besar dan luasnya, sehingga tak ada makhluk apapun yang dapat mengisi hatimu kecuali Dia yang tidak terbatas, ialah Allah sendiri . Hanya dengan mengasihi Allah dengan segenap hati dan kekuatanmu saja (bdk. Mat. 22:37), engkau akan menemukan arti dan kebahagiaan hidupmu yang sejati.

admin