KESALEHAN DALAM REALITAS HIDUP

Salah satu hal penting kita perhatikan dalam hidup adalah bagaimana kita tetap bersikap setia dan memelihara kesalehan hidup kepada Tuhan dan sesama. Disini, kita diajak untuk menyadari dan mempraktikkan bagaimana kesalehan membantu mempererat hubungan kita dengan Allah dan sesama, layaknya seorang anak kepada bapanya dan pada saat bersamaan, kita juga membina hubungan persaudaraan dengan sesama.

KESALEHAN LAHIR DARI KEPERCAYAAN PENUH KEPADA BAPA

Praktik kesalehan adalah praktik kesetiaan kepada Bapa. Di dalam Roma 8:15, kita dapat berseru kepada Allah sebagai “Abba, Bapa!” dan karena seruan ini, kita diajak untuk menaruh kepercayaan penuh kepada Bapa di Surga. Kita percaya bahwa Bapa penuh kasih, sayang kepada kita anak-anak-Nya.

Dengan hubungan semacam ini, sebagai anak kita berusaha sedapat mungkin mengerjakan apa yang diminta oleh Allah dengan segera, karena kita percaya bahwa Allah mengetahui yang terbaik. Entah didalam doa maupun di dalam praktik yang lain, kita menaruh kepercayaan penuh kepada Allah. Kita memberikan diri secara total kepada Allah. Kesalehan juga berarti melakukan hal-hal kecil dan sederhana, dengan kasih yang besar.

KESALEHAN MENEMPATKAN SESAMA SEBAGAI SAUDARA DALAM KRISTUS

Praktek kesalehan kita dalam hidup sehari-hari terkait dengan sesama. Kuncinya adalah melihat sesama sebagai saudara didalam Kristus. Allah mengasihi semua orang, seluruh umat manusia dan juga menghendaki adanya keselamatan dalam hidup mereka. Karena itu, kita diajak bersikap murah hati dan mau berkorban untuk sesama.

ROH KUDUS DAPAT MEMBERIKAN KEPADA KITA KARUNIA KESALEHAN

Kita akan sulit menjalankan kebajikan ini jika hanya mengandalkan diri sendiri. Kita perlu berharap kepada Tuhan. Salah satu anugerah Roh Kudus bagi kita adalah karunia kesalehan. Karunia Kesalehan adalah karunia Roh Kudus yang membentuk relasi kita dengan Allah seperti relasi anak dan Bapa. Kepercayaan kepada Allah akan membentuk sikap berbakti kita kepada Nya.

Disini kita bisa belajar dari teladan St.Theresia dari Kanak-kanak Yesus yang dengan karunia kesalehan, mampu menempatkan dirinya sebagai anak yang mau melakukan apa saja kepada Bapanya. Ia setia menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang kecil dan sederhana dan mempersembahkannya kepada Tuhan. Ia telah menjadi teladan kesalehan yang dapat kita contoh.

Terhadap sesam juga, Roh Kudus membantu kita untuk bersikap murah hati dan memberi perhatian terhadap sesama. Jika kita berusaha melihat apa yang menjadi kebutuhan sesama , kita akan terbantu untuk menjalankan kehidupan yang saleh.

Dalam praktik kesalehan kita juga mengarahkan perhatian kepada Bunda Maria, para malaikat, para kudus, Gereja, sakramen karena semuanya ini berkaitan dengan Allah. Roh Kesalehan juga akan menuntun kita untuk mencintai dan menghormati kitab suci dengan penuh kasih dan hormat. Kita perlu menyadari bahwa Kitab Suci adalah surat cinta Allah.

Marilah kita memohon supaya Roh Kesalehan diberikan oleh Allah kepada kita, sehingga kita dapat mempraktikkan kebajikan kesalehan ini dalam realitas hidup, dalam seluruh aktifitas kita baik yang berhubungan dengan Allah dan dengan sesama.

Sharing :

  1. Apa yang kita lakukan untuk mempraktikkan dan memelihara kesalehan dalam hidup sehari-hari?

  2. Apa saja langkah-langkah yang bersedia kita lakukan untuk memperoleh dan menjalankan kesalehan ini ?

Pedoman hidup KTM No 23:

Walaupun demikian, secara istimewa Allah hadir dalam hati kita karena rahmatNya. Kita adalah kenisah Allah, bait Roh Kudus, tempat kediaman Allah (1 Kor 3:16;6:19). Di situ Ia hadir sebagai Sahabat, sebagai Bapa kita yang mengasihi kita. Ia tinggal pada lubuk terdalam jiwa kita dan mencurahkan kasihNya kepada kita: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi Dia dan kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dia” (Yoh 14:23). Ia hadir di situ dan menantikan engkau. Inilah misteri besar iman kita yang mendasari hidup kita di hadirat Allah yang begitu dihargai dan dijunjung tinggi dalam tradisi Karmel, hingga hari ini.

http://www.katolisitas.org/tujuh-karunia-roh-kudus-yang-menuntun-manusia-ke-surga/

admin