SEL YANG DIURAPI
“Lalu kata Yusuf kepada saudara-saudaranya itu,‘Marilah dekat-dekat.’Maka mendekatlah mereka. Katanya lagi: ‘Akulah Yusuf, saudaramu, yangkamu jual ke Mesir.’” (Kej 45:4)

Arti Kata

Kristus dalam bahasa Yunani Kuno, Khristós, berarti “Yang Diurapi” adalah terjemahan untuk bahasa Ibrani, Mesias, dan dipakai sebagai gelar untuk Yesus di dalam Perjanjian Baru. Pengikut Yesus disebut sebagai orang Kristen, mereka percaya bahwa Yesus adalah sang Mesias yang dinubuatkan di dalam Alkitab. Oleh karena itu pengikut Yesus menyebut Yesus sebagai Yesus Kristus, yang berarti Yesus, “sang Khristós”, berarti”Yesus, Yang Diurapi”. Jadi jika tema VD ini“Sel Yang Diurapi”, maka hal itu berarti “Sel Kristus”.

Nah bagaimana dengan sel Anda, apakah sel Anda telah mencerminkan Kristus?Apakah sel Anda dapat dikatakan sebagai Sel Kristus?engambil bacaan dari Kejadian 45:1-15 (Yusuf memperkenalkan diri kepada saudara-saudaranya)

Pendahuluan

 

Sebagai dasar perenungan, bisa m

Sebagai bahan pendahuluan, mari kita bermain sejenak. Bagilah seluruh anggota sel yang hadir menjadi 2 kelompok, dan pisahkanlah kedua kelompok itu supaya dapat diberikan pengarahan secara terpisah oleh pembawa renungan. Kelompok 1: bertugas untuk memukul tangan/lengan teman di kelompok 2, yang nantinya akan dipasang-pasangkan oleh pembawa renungan. Kelompok 2: diminta sebagai korban yang dipukul, korban diminta untuk menahan rasa sakit, hingga pukulan sudah terlampau keras dan dirasa sakit, korban diperkenankan berteriak, “Aduh, atau Stop!”.

Dari permainan di atas, coba kita telaah bersama, bayangkan saja jika kelompok korban (2), tidak berteriak aduh, kira-kira jika pukulan yang semakin keras dihantamkan, bagaimana rasanya? Semakin sakit,sakit,dan sangat sakit. Si korban merasakannya sepihak, tanpa diketahui ole hpemukul. Jadi dari permainan kecil ini, kita belajar bahwa adanya keterbukaan, kita akan bersama-sama belajar untuk saling mengenal, saling memahami, teman atau sesama anggota sel kita.

Bayangkan jika anggota maupun pelayan sel tidak ada yang terbuka, sehingga tidak pernah ada sharing yang terjadi, karena masing-masing orang takut aib/kelemahannya diketahui orang lain. Apakah anggota di dalam sel tersebut akan belajar dari sesama anggota sel? Apakah mereka mengalami pertumbuhan bersama komunitas?

Keterbukaan merupakan dasar dari sebuah sel yang diurapi. Keterbukaan yang dimaksud adalah keterbukaan antara pelayan dan anggota, keterbukaan antar anggota, keterbukaaan seluruh anggota sel termasuk pelayan terhadap dorongan Roh Kudus. Jika kita belajar melalui pengalaman Yusuf yang dijual oleh saudara-saudaranya, dengan Yusuf memberanikan diri untuk terbuka, maka keluarga mereka dapat disatukan kembali dan tidak ada dendam di antara mereka.

Siapa saja bagian dari sel?

  1. Pelayan
    Jika kita ibaratkan sebuah sel adalah sebuah keluarga, pelayan sel tak lain adalah orang tua didalam sebuah keluarga. Karena itu, pelayan sel diharapkan juga mengerti kebutuhan setiap anak-anaknya, di mana anak-anak itu adalah anggota sel tersebut. Setiap anggota pastilah memiliki karakter, kelebihan dan kekurangan yang unik dan tidak bisa disamakan semua. Jadi untuk menjadi pelayan yang dapat memberikan warna, ia harus memiliki kebijaksanaan, ketulusan dan kerendahan hati dalam membimbing seluruh anggotanya, sebagai seorang ayah/ibu di dalam sebuah keluarga. Pelayan inilah yang juga diharapkan dapat mengarahkan kemana sel harus berjalan supaya visi misi KTM dapat terlaksana di dalam sel tersebut. Banyak jalan yang dapat ditempuh, namun mengadakan kegiatan berdasarkan kebutuhan anggota merupakan sebuah langkah yang paling tepat sasaran.
    Contoh:
    1. Jika sebagian besar anggota sel adalah petani: maka salah satu kegiatan yang bisa diadakan adalah workshop bersama untuk meningkatkan produktivitas lahan yang ada. Dari workshop tersebut dikaitkan kembali dengan sabda Allah, di mana bekerja juga merupakan ibadah. Sehingga anggota dapat lebih mencerna sabda Allah serta mengkaitkan dengan kehidupan mereka sehari-hari.
    2. Jika pekerjaan anggota sel beragam, mulai dari pengusaha, penyediajasa kuliner, pembudidaya buah-buahan, agen asuransi, juru masak, dll; Sebagai seorang pribadi,pasti mereka adalah bagian dari sebuah keluarga,jadi salah satu kegiatan yang bisa mendukung perkembangan sel adalah kegiatanyg bersifat kekeluargaan, misal seminar keluarga/pasutri, finansial keluarga. Dengan ini, kegiatan sel juga dapat memberikan tambahan ilmuserta wawasan baru yang dapat diterapkan, apalagi dikaitkan dengansabda Allah.
  2. Anggota
    Seperti telah diungkapkan diatas, anggota diibarat anak di dalam sebuah keluarga. Segbagai seorang anak kita juga harus patuh terhadap orang tua(baca: pelayan kita). Jika ada hal-halyg kurang berkenan, atau tidak dipahami, anggota berhak dan berkewajiban bertanya, bukan hanya diamkarena diam tidak akan menyelesaikan masalah. Angota juga diharapkan terbuka terhadap pelayan, jika tidak ada keterbukaan, bagaimana seorang pelayan akan mengenali keadaan sesungguhnya dari anggota. Mengingat frekuensi pertemuan antar anggota dan pelayan cukup terbatas, tidak seintensif pertemuan kita dengan keluarga inti di rumah, maka dari itu dibutuhkan effort/usaha khusus untuk bisa saling mengenal, memahami, sehingga pada akhirnya bisa saling menerima dan bertumbuh kembang bersama.
    Sebagai anggota juga diharapkan proaktif mendukung semua program dan kegiatan yang telah disepakati bersama. Bukan hanya menjadi pengikut yang asal jalan jika disuruh. Jika anggota dan pelayan dapat bersinergi bersama, alhasil sel anda bisa semakin berkembang baik dalam kualitas maupun kuantitas.
  3. Roh Kudus
    Unsur terakhir ini dalam unsur penting namun sering terlupakan. Hal inidapat terjadi, jika pelayan dan anggota kurang menghidupi/menjalankan 8 komitmen sebagai anggota KTM. Wajib kita sadari, bahwa Yesus Kristus lah teladan kita di dalam berkomunitas. Dialah yang menjadi pusat dari segalayang ada, Ia yang seharusnya menjadi pemimpin di dalam perkembangan sel kita. Karena itu baik pelayan maupun anggota, secara berkalan juga wajib merefleksikan diri, apakah tujuan/motivasi dalam berkomunitas sudah murni (berpusat padaYesus), bukan karena didasari oleh hal-hal lain. Sangat mungkin saja seorang mengikuti sel KTM karena berbagai faktor, misal untuk mencari jodoh, untuk mendapatkan lebih banyak teman sebagai jaringan/network dalam bekerja, untuk mencari eksitensi diri, dsb. Motivavsi-motivasi awal inilah yang lambat laun harus dimurnikan, harus dikembalikan kepada motivasi dasar yaitu kita ingin serupa seperti Yesus. Berkomitmen dalam hidup doa, dengan melakukan ke-8 komitmen anggota KTM serta keterbukaan terhadap dorongan Roh Kudus, alhasil selanda dapat berkembang dan seluruh anggota dapat merasakan perubahan bersama.

Yesus Kristus

Yesus Kristus adalah pusat kehidupan kita dalam berkomunitas, Ia adalah teladan kita di dalam menjalankan setiap karya dan pelayanan kita. Berbuahdan berkembang, merupakan salah satu barometer pertumbuhan sel. Coba kita telaah bersama, apakah kita telah berkembang bersama sel kita? Satu hal yang perlu kita ingat adalah proses pertumbuhan tidak selalu mulus. Kadang terasa cepat, kadang terasa tidak ada perkembangan sedikitpun, atau bahkan kadang tampak seperti mundur. Sel yang diurapi dapat membentuk anggota-anggotanya menjadi setia untuk terus berjalan dan bertumbuh bersama di jalan kekudusan.

Jika saat ini sel Anda tampaknya sedang lesu, janganlah berpikir bahwa sel Anda sedang tidak tidak diurapi. Rasa lesu atau ketidak nyamanan di sel dapat menjadi sarana pemurnian, baik untuk pelayannya maupun seluruh anggotanya. Kita tidak perlu berputus asa dalam proses pemurnian tersebut.

Kristus dan para rasulnya dapat menjadi teladan bagi kita dalam kehidupan berkomunitas sel. Melalui segala suka dan dukanya, terbentuklah sosok-sosok yang pada akhirnya setia menjadi pewarta kabar sukacita dan berhasil mencapai kekudusan.

Bahan diskusi:

  1. Sudahkan anda merasa ada keterbukaan di dalam sel anda?
    • Jika belum, mohon pelayan selatau perwakilan sel memimpin untuk berdiskusi bersama, apa sekiranya yang perlu diperbaiki dari sel anda, dan hal-hal baik apa yang harus dipertahankan
    • Jika sudah, adakah hal-hal lain yang perlu dilakukan oleh sel anda, supaya dapat menjadi sel yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar? Diskusikan!
  2. Dari beberapa hasil diskusi di atas, mohon pelayan/wakil pelayan/anggota yang mewakili mencoba untuk membuatkan agenda kegiatan sel selanjutnya yang diharapkan oleh anggota, sehingga sel dapat menjadi sarana/tempat bertumbuhnya para anggota khususnya dalam hal kerohanian.
  3. Sudahkan sel kita berbuah? Sharingkan!

admin